If you live in New Jersey, you can find and hire the lawyer in Central Jersey Legal Services. They will help you in solving your case with their best lawyers. We offer legal services in the New Jersey area. They work professionally, so that you may not to worry. With great experiences in solving the cases, they will help you totally. You may also feel confident that their lawyers will do their best performance to help you win the case. For the further information about central jersey legal services you may visit their site on www.centraljerseylegalservices.com.
Thursday, May 28, 2009
Have a problem with law?
If you live in New Jersey, you can find and hire the lawyer in Central Jersey Legal Services. They will help you in solving your case with their best lawyers. We offer legal services in the New Jersey area. They work professionally, so that you may not to worry. With great experiences in solving the cases, they will help you totally. You may also feel confident that their lawyers will do their best performance to help you win the case. For the further information about central jersey legal services you may visit their site on www.centraljerseylegalservices.com.
Posted by Sholihin at 1:23 PM 2 comments
Labels: Berita, blogging, Serba-serbi
Wednesday, May 20, 2009
Islam dan Kebangkitan Nasional
Sebuah Refleksi Sejarah Kebangkitan Nasional*)
Banyaknya tragedy kemanusiaan (peledakan bom) yang terjadi di Indonesia membuat umat Islam Indonesia semakin termarjinalkan, stigma teroris yang di berikan barat terhadap kalangan kelompok Islam yang ingin menunjukkan symbol-simbol arabisme telah mempengaruhi ke Imanan dan Ukhuwah Islamiyah umat Islam di negeri ini.
Indonesia sebagai penganut agama Islam terbesar didunia sepertinya semakin kebingungan dan merasa tidak percaya diri untuk menunjukkan eksistensinya sebagai kelompok mayoritas. Tanpa kita sadari ternyata budaya "kesadaran naïf" yang ditawarkan oleh barat dengan paradigma hedonisme telah membelenggu kehidupan kita. Apakah kita lupa bahwa pada masa lalu peranan umat Islam untuk membebaskan Indonesia dari belenggu kolonialisme dan imperialisme barat sangatlah besar, pelopor kebangkitan nasional adalah umat Islam. Salah satu tokohnya ialah H.O.S Cokroaminoto dengan Sarekat Islamnya yang pada tahun 1916 di Bandung pada saat kongres Nasional Central Sarekat Islam tersebut, HOS Cokroaminoto memperkenalkan paradigma nasionalisme untuk membela dan membangun Nusantara. Selain itu, beliau mendeklarasikan Pemerintahan sendiri untuk bangsa Indonesia dan tidak mengakui nama Hindia Belanda yang diberikan oleh Belanda untuk nusantara. Sebagai bangsa timur, beliau lebih bangga menyebut Indonesia dengan 'Hindia Timur' Mungkin generasi muda selama ini hanya tahu kebangkitan nasional yang selalu di peringati setiap tanggal 20 Mei dipelopori oleh gerakan Boedi Oetomo. Padahal semenjak lahirnya gerakan Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908 sampai 31 tahun kemudian, organisasi tersebut tidak pernah mau mengakui bahasa melayu sebagai bahasa nasional, gerakan ini sangat eklusif dan tidak mau menerima anggota dari luar Jawa serta menginginkan bahasa Jawa atau Belanda sebagai bahasa nasional. Masalah ini membuat kesal beberapa tokoh pejuang nasional pada waktu itu dan menganggap bahwa gerakan Boedi Oetomo adalah gerakan kebudayaan kejawen tulen yang menafikan peranan pemuda dari luar jawa.
Nuansa jawanisme 5 Oktober tahun itu juga dilangsungkan Konggres Nasional Jawa yang diketuai oleh Wahidin. Konggres memutuskan, mendirikan perkumpulan BUDI UTOMO, seperti yang telah ada di Jakarta dan diketuai oleh R.A.A Tirtokusumo.
Dari refleksi tersebut, apakah masih pantas rakyat Indonesia setiap tahunnya memperingati 20 Mei sebagai hari Kebangkitan Nasional? Bukan maksud penulis untuk memarjinalkan gerakan Boedi Oetomo, tapi sejarah bangsa kita selama masa orde lama telah diedit sedemikian rupa, kemudian diperparah oleh pemerintahan orde baru yang anti terhadap gerakan Islam progesif maupun yang konservatif karena dianggap mengancam pemerintahan.
Untuk menekan berkembangnya gerakan yang bersimbol Islam pemerintahan diktator orde baru mengeluarkan Undang-Undang No 8 Tahun 1985 Tentang Organisasi Kemasyarakatan, dimana diundang-undang semua ormas harus berazaskan Pancasila tidak terkecuali ormas Islam. Semua dilakukan agar umat Islam tidak berusaha untuk muncul kepermukaan dengan nuansa relegius dalam rangka memperjuangkan nasib bangsa ini.
Kembali kemasa lalu, perjuangan H.O.S Cokroaminoto dengan Sarekat Islamnya pada masa kolonialisme mendapat dukungan dari semua kalangan masyarakat, dan banyak organisasi yang berdiri disaat Sarekat Islam masih berjaya berusaha memakai konsep pemikiran maupun simbol Sarekat Islam yang nasionalis, seperti partai nasional Indonesia (PNI) yang di pelopori oleh Soekarno (presiden R.I pertama) pada tanggal 14 juli 1927 yang memakai gambar kepala banteng sebagai lambang PNI, kepala banteng tersebut di pakai oleh PNI atas permintaan Soekarno terhadap H.O.S Cokroaminoto, karena lambang banteng tersebut merupakan salah satu lambang Sarekat Islam. Semenjak PNI memakai lambang kepala banteng, Sarekat Islam tidak lagi memakainya, hal tersebut dilakukan H.O.S Cokroaminoto sebagai bentuk penghargaan terhadap PNI. Pada tahun 1931 Partindo (Partai Kristen Indonesia) meminta izin untuk memakai lambang banteng Sarekat Islam secara utuh, sebagai lambang kebesaran partai tersebut tanpa diubah sedikitpun. Dari sini dapat kita lihat bahwa Banteng sebagai lambang nasionalisme yang di pakai oleh PNI dan Partindo ternyata sudah di pakai oleh Sarekat Islam belasan tahun sebelum lahirnya kedua partai nasionalis tersebut. Kedua parpol tersebut menganggap Sarekat Islam sebagai pelopor pergerakan nasional dalam rangka menuntut kemerdekaan Indonesia dari konolianislme barat.
Di zaman modern ini, seharusnya organisasi Islam yang ada dapat mengikuti jejak Sarekat Islam, bukannya saling menutup diri terhadap organisasi Islam lainnya sehingga ukhuwah Islamiyah hanya menjadi slogan saja. Perlu kita renungkan kembali bahwa kebangkitan nasional untuk melakukan perlawanan terhadap penjajah di masa lalu di pelopori oleh gerakan Islam, sehingga ada istilah penjajahan yang di lakukan oleh konolianislme barat (Belanda) terhadap Indonesia merupakan penjajahan yang di lakukan bangsa kafir terhadap umat Islam. Karena di masa penjajahan tersebut, apabila ada orang Islam yang keluar dari agamanya akan di anggap kawan oleh penjajah dan selalu mendapatkan perlakuan istimewa.
Di era moderenisasi sekarang Islam harus bangkit, sudah saatnya kaum muda Islam Indonesia meluruskan sejarah peranan umat Islam dalam kemerdekaan Indonesia, karena selama bangsa ini dikendalikan oleh pemerintahan rezim orde baru yang berkuasa selama 32 tahun, kelompok Islam dianggap sebagai 'racun' yang dapat menghambat kejayaan rezim tersebut. Oleh karena itu sejarah perjuangan founding father para kemerdekaan dengan simbol-simbol gerakan Islamnya yang menginginkan kebebasan mutlak bangsa ini dari penindasan kaum penjajah dianggap tidak pernah ada. Pemerintahan orde baru berusaha mendoktrin generasi sekarang agar mereka beranggapan bahwa Islam tidak pernah berbuat apa-apa untuk bangsa ini.
Walaupun dalam pelurusan sejarah peranan Islam dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia khususnya 'jihad' dalam menegakkan nasionalisme berkebangsaan, bukan berarti generasi Islam masa kini harus tinggi hati. Sebaliknya masyarakat muslim sekarang harus bisa menjadi HOS Cokroaminoto masa kini. Umat muslim harus bisa menjadi pelopor dalam menjaga kerukunan hidup bermasyarakat yang sangat majemuk.
*) Oleh : Hasan basri
Penulis adalah Kepala Departemen Pengkajian, Penelitian dan Pengembangan SDM PW. IPNU Kalbar.
Sumber: Pontianak Pos dan duniaesai.com
Posted by Sholihin at 10:45 AM 2 comments
Wednesday, May 6, 2009
Want to Watch Live Match?
WorldwideSportsTravel.com offer an extensive and exciting range of CORPORATE HOSPITALITY events year round, in the UK and overseas.
With the finest facilities, banqueting and tailored packages or simply accessing our Worldwide Sporting Ticket and Hotel Packages. We specialise in providing high quality, client management at a competitive price.
Whatever your sporting requirements, we can identify, source and fulfil them.
Posted by Sholihin at 10:01 AM 2 comments
Labels: Berita, blogging, Serba-serbi
Thursday, April 23, 2009
Gunung Slamet: STATUS WASPADA!
Gunung slamet yang terlihat indah dari belakang rumah saya sekarang mulai menampakkan aktifitasnya. Kadang memang terlintas di pikiran saya gunung berapi yang masih aktif ini pada suatu saat pasti akan melakukan aktifitas alamnya, tinggal menunggu waktu dan entah kapan.
Dari mailinglist di cantumkan berita dari media-media utama yang tercantum di bawah ini:
TVOne
Badan Geologi Tingkatkan Status Gunung Slamet
21 Apr 2009 19:16:41
Bandung, (tvOne)
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVG), Badan Geologi meningkatkan status G. Slamet, Provinsi Jawa Tengah menjadi Waspada terhitung mulai hari ini (21/4) sejak pukul 12:00 WIB. Peningkatan status ini terkait dengan meningkatnya temperatur air panas di Pandansari dan Pasepuhan.
Kepala PVG, Surono mengatakan, kondisi G. Slamet hari ini terekam secara menerus Gempa Tremor Vulkanik, dengan amplituda maksimum berkisar antara 0.5 –10 mm dan pengamatan visual terlihat asap putih tipis dengan tinggi ± 50 – 300 m. Selain itu lanjut Beliau, temperatur air panas di Pandansari dan Pasepuhan mengalami peningkatan dari hari ke hari hingga hari ini tercatat di Pandansari ± 45,7 °C dan di Pasepuhan ± 63 °C. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas vulkanik G. Slamet, lanjutnya.
Pemantauan secara intensif terus dilakukan guna mengevaluasi kegiatan G. Slamet dan kami tetap berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (BPBD Provinsi dan dan Satlak PB) setempat. Apabila aktivitas G. Slamet kembali menurun atau meningkat, maka status G.Slamet dapat diturunkan atau dinaikan kembali sesuai dengan tingkat kegiatannya.
Kepala Pusat meminta kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan kegiatan pendakian serta menggunakan masker penutup hidung dan mulut jika terjadi hujan abu lebat untuk menghindari terjadinya gangguan pernafasan.
Suara Merdeka
21/04/2009 17:38 wib - Daerah Aktual- Cybernews
Aktivitas Vulkanik Gunung Slamet Meningkat
Bandung, CyberNews. Aktivitas vulkanik Gunung Api Slamet (3432 mdpl) menunjukan peningkatan. Sejak pukul 12.00 Selasa (21/4), gunung api yang terletak di lima wilayah kabupaten di Jateng itu dinaikan statusnya satu tingkat, dari semula aktif normal menjadi waspada.
Kepala Bidang Penyelidikan dan Pengawasan Gunung Api PVMBG, M Hendrasto menyatakan kenaikan itu dilandasi oleh empat parameter, baik yang direkam oleh alat seismograf maupun secara visual. Indikasi yang terekam dinilai di luar kebiasaan dan perlu mendapat perhatian.
Di antaranya frekuensi gempa permukaan yang cenderung terus meningkat. Pada Minggu lalu, gempa permukaan hanya tercatat 49 kali kejadian. Tapi sehari kemudian, jumlahnya dapat mencapai 97 kali kejadian.
Hal yang sama terjadi pada aktivitas gempa tremor, yang menandakan terjadinya pergerakan magma menuju permukaan. Kemarin pagi, amplitudo tremor maksimal berkisar antara 0,5-10 mm sempat terekam. Dari arah puncak, hembusan asap yang biasanya berbentuk tipis juga mulai menunjukan perubahan.
"Selasa pagi, asap putih tebal kecoklatan keluar dari kawah dengan ketinggian mencapai 300 meter. Selepas pukul 8.00 Wib, pengamatan secara visual tak bisa dilakukan karena tubuh gunung terhalang kabut," katanya saat dihubungi Selasa. Indikasi lain adalah suhu air panas di sekitar gunung api. Dua lokasi yang dijadikan tempat pengukuran yakni di sekitar Pemandian Guci, Slawi-Tegal menunjukan peningkatan suhu.
Pada pukul 10.30 kemarin, suhu air di Pandansari mencapai 45,7 derajat celcius sementara di Pasepuhan lebih panas lagi sekitar 63 derajat celcius. Jumat lalu, suhu di Pandasari hanya sekitar 42,2 derajat celcius dan Pasepuhan sekitar 61,6 derajat celcius. "Suhu normal di Pasepuhan sekitar 59 derajat."
Semenjak dinaikan statusnya, PVMBG terus melakukan pemantauan secara intensif. Mereka juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat. "Belum ada rekomendasi pengungsian. Masyarakat juga jangan terpancing isu tidak bertanggung jawab atas aktivitas Slamet," katanya.
Kepada masyarakat, dia meminta agar tidak mendekati puncak Slamet. Kawasan itu dinyatakan tertutup bagi aktivitas masyarakat. Warga juga diingatkan agar menyiapkan masker untuk menghindari dampak hujan abu lebat yang sewaktu-waktu dapat dimuntahkan oleh Slamet. "Jika terjadi hujan abu lebat, masyarakat sebaiknya menggunakan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi gangguan saluran pernapasan," tandasnya.
Gunung Api Slamet yang merupakan gunung api berbentuk kerucut, secara administratif masuk ke dalam 5 wilayah Kabupaten yaitu Pemalang, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Purbalingga.
(Setiady Dwi /CN05)
sumber:www.goleti.com
Posted by Sholihin at 11:38 AM 2 comments
Tuesday, April 14, 2009
Penerimaan Mahasiswa STAN
Badan Pend
idikan dan Pelatihan Keuangan Departemen Keuangan Republik Indonesia mengumumkan bahwa untuk memenuhi kebutuhan pegawai di lingkungan Departemen Keuangan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) pada Tahun Akademik 2009 akan menyelenggarakan UJian Saringan Masuk (USM) Khusus untuk Program Diploma I Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai (crash program).
Adapun syarat-syaratnya antara lain:
Informasikan kepada saudara atau teman-teman di sekitar Anda. Semoga bermanfaat.
Posted by Sholihin at 3:38 PM 7 comments
Wednesday, March 4, 2009
Ingat!!! 31 Maret 2009
T: Emang ada apa dengan 31 Maret 2009?
J: Pemilu? Lah, bukannya 9 April 2009?
T: Apa mau mudik???
J: Gak juga... Lagi boke'
T: Terus apa.......
J: Ada deh...
T: Jangan bikin penasaran dunk....
J: Yawdah... Nih tak kasih tau...
Bagi kita yang mempunyai NPWP alias Nomor Pokok Wajib Pajak tentu tahu ada apa dengan tanggal 31 Maret. Yup... Betul...
Itu loh batas akhir penyampaian SPT Tahunan. Untuk tahun pajak 2008, penyampaian SPT Tahunan 2008 terakhir tanggal 31 Maret 2009. Nah, siapa hayo yang belum nyampein SPT??
Awas kena denda loh... Lumayan loh... Rp100.000,00. nah, duit segitu bisa buat beli makan berapa kali yah..... mayan tuh...
Mangkanya bagi yang gak mau ngeluarin duit segitu, buruan kirim SPT. Tentunya di KPP tempat domisili masing-masing atau KPP tempat dulu dapetin NPWP.
Nah, bagi temen-temen, khususnya pegawai Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Timur, Ni dia ada aplikasi yang sangat membantu dalam pembuatan SPT. Cukup tinggal pilih nama kita aja, terus cetak deh. Jadi gak usah tuh ngetik pake mesin ketik (Kuno....). Kalo masih bingung, baca petunjuknya. dan kalo masih bingung juga, tanya aja sama saya.
Aplikasi ini adalah updatedari postingan saya sebelumnya. Tapi, updateini juga bisa langsung dipake tanpa perlu mempunyai aplikasi sebelumnya.
Bagi yang mau... Silakan donlot di link ini. Semoga gak telat ngirim SPT.
Link:
http://www.ziddu.com/download/3726202/UpdateAplikasiSPT.exe.html
Posted by Sholihin at 4:01 PM 3 comments
Labels: Berita
Akhirnya Datang Juga
Akhirnya datang juga. Begitulah judul posting kali ini....
Setelah sekian lama ditunggu-tunggu sejak disyahkannya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2009, yaitu kenaikan gaji pokok Pegawai Negeri Sipil tahun 2009 sebesar 15%, mulai saat ini sudah dapat dibayar. (hore.......)
Sejak diterbitkannya Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2009 tentang Perubahan Kesebelas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 Tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil, Peraturan Pemerintah No. 20 Tahun 2009 tentang Perubahan Kelima Atas Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2001 Tentang Peraturan Gaji Anggota Tentara Nasional Indonesia, dan Perubahan Kelima Atas Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2001 Tentang Peraturan Gaji Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, harapan itu makin besar. Namun bukan berarti sudah bisa langsung dibayar dong. Tau kenapa? Petunjuk teknisnya belum ada. Jadi, harap sabar ya...
Dan.....
Alhamdulillah, akhirnya, pada tanggal 2 Maret 2009 (senin kemarin - masih hangat tuh...)petunjuk itu terbit. Dengan adanya Surat Edaran Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor SE-05/PB/2009 tentang Penyesuaian Besaran Gaji Pokok Pegawai Negeri Sipil, Anggota Tentara Nasional Indonesia, dan Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, kita sebentar lagi sudah bisa menikmati gaji yang baru...
(asyik rapelan... lumayan tiga bulan)...
Syukur alhamdulillah....
Bagi yang ingin donlot semua peraturan di atas dapat kunjungi alamat ini.
Selamat yah... Semoga mendapat berkah...
Posted by Sholihin at 10:41 AM 0 comments
Labels: Berita
Friday, February 27, 2009
Berita Video
Kebakaran di Samarinda, 26 Pebruari 2009
Posted by Sholihin at 5:15 PM 1 comments
Labels: Berita
SAMARINDA KEBAKARAN LAGI
Samarinda, [www.soleecheen.blogspot.com]
Kebakaran terjadi lagi di Samarinda. Kali ini terjadi di jalan Juanda 7 Samarinda pada hari Kamis (26/2/2009) sekitar pukul 17.15 WITA. Kebakaran ini menghanguskan dua rumah penduduk, yang salah satunya adalah rumah kost yang memiliki dua lantai. Api cepat sekali menjalar karena kedua rumah tersebut sebagian besar terbuat dari kayu. Dugaan sementara penyebab kebakaran ini adalah adanya ledakan tabung gas milik salah satu warga. Total kerugian belum bisa dipastikan jumlahnya. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Cepat Tanggap
Untungnya, petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda sangat sigap segera mengerahkan belasan mobil pemadam kebakaran menuju ke lokasi. Cuaca yang mendung disertai dengan hembusan angin yang cukup kencang menjadi salah satu kendala dari petugas. Akhirnya sekitar 30 menit para petugas berhasil memadamkan api.
Warga Panik
Warga di sekitar lokasi kejadian sangat panik. Mereka segera menyelamatkan barang-barang, baik barang elektronik maupun barang berharga lainnya, ke tempat yang dirasa aman. Salah satu tempat yang mereka gunakan untuk mengungsikan barang-barang tersebut adalah musholla yang berada di seberang lokasi kejadian. Hingga berita diturunkan barang-barang masih banyak yang diletakkan di dalam musholla tersebut.
Pelajaran Berharga
Kejadian ini menambah panjang daftar kebakaran di Samarinda. Untuk itu dihimbau kepada seluruh warga Kota Samarinda selalu waspada agar kejadian ini tidak terulang lagi di masa yang akan datang, dengan cara selalu memeriksa dan memastikan peralatan elektronik telah dimatikan ketika tidak digunakan dan mencabut kabel penghubung ke listrik ketika hendak bepergian. Selain itu sebelum meninggalkan rumah, agar memastikan kompor dan peralatan dapur telah padam. Kejadian ini diharapkan dapat menjadi pelajaran berharga bagi setiap warga untuk selalu berhati-hati dan tanggap menghadapi musibah. [Sholih]
Lihat Foto Kebakaran Lainnya
Posted by Sholihin at 1:57 AM 5 comments
Labels: Berita
Posted by Sholihin at 12:44 AM 0 comments
Labels: Berita



